MAWAR DAN SEMALU
tersenyum mawar
merah dan mekar
dirintiki embun segar
merah dan mekar
dirintiki embun segar
melata semalu
menyerlahkan puspa yang ayu
rona ungu
bagai menggamit datang
mawar harum nan kembang
diipetik dimasukkan ke dalam balang
aduh
jari tertusuk duri berbisa
darah merah mengalir sama
semalu pula
di tanah menjalar melata
menghiasi padang hijau yang luas
bertaburan bebas
semalu dipetik
aduh
mengapa daunnya merapat
tak bisa disunting menjadi semat
mawar masih di daslam balang
semalu dibuang kembali ke padang
mana satu menjadi pilihan
mawar merah yang melukakan
atau semalu yang tak rela disentuh tangan?
karya Fitri Azmi
penyajak: MZ CUN
-wartawan birmingham-
Tamrin Nisa’ 08 fever